
Pengertian Landing Page
Landing page, atau halaman pendaratan, merupakan salah satu elemen penting dalam pemasaran digital. Halaman ini dirancang khusus untuk menerima pengunjung dari kampanye pemasaran tertentu, dengan tujuan membawa mereka pada tindakan spesifik, seperti mengisi formulir, melakukan pembelian, atau berlangganan newsletter. Dalam konteks pemasaran, landing page berperan sebagai penghubung antara iklan yang menarik perhatian dan kesepakatan yang menguntungkan. Penggunaan landing page yang efektif bisa meningkatkan rasio konversi bisnis secara signifikan.

Salah satu ciri khas dari landing page yang efektif adalah kesederhanaannya. Halaman ini harus fokus pada satu tujuan utama tanpa banyak gangguan, memandu pengunjung untuk memahami manfaat produk atau layanan yang ditawarkan. Elemen visual yang menarik dan konten yang dapat dipahami dengan mudah juga sangat penting. Misalnya, penggunaan gambar berkualitas tinggi dan judul yang jelas dapat menarik perhatian pengunjung segera. Selain itu, penggunaan call-to-action (CTA) yang menonjol sangat penting untuk mendorong pengguna melakukan tindakan yang diinginkan.
Bisnis memerlukan landing page untuk konversi yang lebih baik karena halaman ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan audiens yang spesifik. Dengan menggunakan kata kunci yang relevan, seperti cara membuat landing page dengan WordPress, pengusaha dapat memenuhi kebutuhan pengunjung dengan lebih tepat, yang pada gilirannya meningkatkan peluang konversi. Landing page yang menarik akan memberikan kesan positif pada merek, mendukung kredibilitas, dan memudahkan pengunjung untuk melakukan keputusan pembelian. Ini menjadikan landing page sebagai alat yang esensial dalam strategi pemasaran digital, dengan tujuan utama untuk meningkatkan efektivitas kampanye dan hasil bisnis secara keseluruhan.
Kelebihan Menggunakan WordPress untuk Landing Page
WordPress telah menjadi salah satu platform paling populer dalam membuat website, termasuk landing page. Salah satu keunggulan utama dari WordPress adalah kemudahan penggunaannya. Dengan antarmuka yang intuitif, bahkan pemula pun dapat dengan cepat memahami cara membuat landing page menggunakan WordPress tanpa memerlukan keterampilan teknis yang mendalam. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi individu atau bisnis yang ingin melakukan pemasaran secara efektif tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk pengembang web.
Selain kemudahan penggunaan, fleksibilitas WordPress juga patut dicatat. Pengguna dapat dengan mudah menyesuaikan landing page mereka sesuai dengan kebutuhan spesifik dan preferensi bisnis. Terdapat berbagai alat dan penyesuaian yang bisa diterapkan untuk memastikan bahwa landing page terlihat profesional dan menarik. Ini menjadi salah satu cara membuat landing page yang menarik, yang dapat meningkatkan tingkat konversi dan keterlibatan pengunjung. Pengguna juga dapat menambahkan elemen interaktif, seperti formulir pendaftaran dan tombol panggilan seperti membuat tombol WhatsApp untuk bertindak, yang membantu meningkatkan efektivitas landing page.
WordPress juga menawarkan banyak tema dan plugin yang dapat meningkatkan fungsionalitas landing page. Pilihan tema yang beragam memungkinkan pengguna memilih desain yang sesuai dengan brand atau produk yang mereka tawarkan. Di sisi lain, berbagai plugin yang tersedia, seperti plugin untuk SEO dan analitik, memungkinkan pengguna untuk lebih mudah mengelola dan memantau performa landing page. Dengan memasang plugin yang tepat, pengguna dapat mengoptimalkan cara membuat landing page dengan WordPress, memastikan bahwa halaman tersebut tidak hanya menarik secara visual tetapi juga fungsional dan mudah ditemukan di mesin pencari.
Persiapan Sebelum Membuat Landing Page

Sebelum memulai proses cara membuat landing page, sangat penting untuk melakukan beberapa persiapan yang dapat memandu langkah-langkah selanjutnya dalam pengembangan halaman tersebut.
- Pertama-tama, Anda perlu menentukan tujuan spesifik dari landing page yang akan dibuat. Apakah tujuannya untuk mengumpulkan informasi pengunjung, menawarkan produk, atau meningkatkan kesadaran merek? Memiliki tujuan yang jelas akan membantu dalam mendesain elemen-elemen yang tepat di dalam landing page, serta menghasilkan konten yang efektif dan relevan.
- Selanjutnya, penting untuk mengenal audiens sasaran Anda. Memahami siapa yang akan mengunjungi landing page sangat berpengaruh terhadap keputusan desain dan konten yang akan digunakan. Anda perlu melakukan analisis demografi dan psikografi untuk mengetahui preferensi, kebutuhan, dan perilaku mereka. Informasi ini dapat diperoleh melalui survei, studi pasar, atau analisis data pengunjung yang sudah ada. Dengan memahami audiens, Anda dapat menciptakan landing page yang menarik dan relevan, yang berpotensi meningkatkan konversi.
- Selain tujuan dan audiens, melakukan riset kata kunci yang relevan juga merupakan langkah krusial sebelum memulai cara membuat landing page dengan WordPress. Riset ini akan membantu Anda dalam menentukan kata kunci yang paling tepat untuk digunakan di dalam konten dan elemen SEO pada landing page. Kata kunci yang relevan tidak hanya akan meningkatkan visibilitas di mesin pencari tetapi juga menarik audiens yang tepat ke halaman Anda. Gunakan alat riset kata kunci untuk menemukan istilah pencarian yang populer serta frasa terkait yang dapat dimanfaatkan untuk menarik perhatian pengunjung.
Memilih Tema dan Plugin yang Tepat
Dalam cara membuat landing page yang efektif, pemilihan tema dan plugin yang tepat sangatlah penting. Tema WordPress yang sesuai dapat memberikan dasar yang kuat untuk desain yang menarik dan responsif. Anda dapat mempertimbangkan tema yang dirancang khusus untuk landing page, seperti Astra, GeneratePress, atau Elementor, yang menawarkan berbagai pilihan kustomisasi tanpa memerlukan keterampilan pengkodean. Tema-tema ini tidak hanya mudah digunakan tetapi juga memiliki tampilan yang profesional, mendukung tujuan pemasaran Anda untuk menarik perhatian pengunjung.
Selain memilih tema, penggunaan plugin juga menjadi faktor kunci dalam membuat landing page yang menarik. Plugin seperti Elementor dan Beaver Builder adalah pilihan populer yang memungkinkan pengguna untuk mendesain halaman dengan metode seret dan lepas. Pengguna juga dapat menambahkan elemen penting seperti formulir pendaftaran menggunakan plugin seperti WPForms atau Ninja Forms, yang membantu dalam mengumpulkan data pengunjung dan memfasilitasi konversi.
Dalam proses cara membuat landing page dengan WordPress, penting untuk menggunakan plugin SEO seperti Yoast SEO atau Rank Math. Plugin ini membantu dalam mengoptimalkan konten halaman agar mudah ditemukan oleh mesin pencari, meningkatkan visibilitas Anda di internet. Selain itu, pertimbangkan untuk menggunakan plugin analitik seperti Google Site Kit untuk memantau lalu lintas pengunjung dan kinerja halaman Anda. Data ini memungkinkan Anda untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas landing page Anda.
Secara keseluruhan, memilih tema dan plugin yang tepat adalah langkah penting dalam menciptakan landing page yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga berfungsi dengan baik. Dengan melakukan riset dan mempertimbangkan fitur-fitur yang ditawarkan, Anda akan dapat membangun landing page yang optimal untuk mencapai tujuan pemasaran Anda.
Langkah-langkah Membuat Landing Page di WordPress

Membuat landing page yang menarik di WordPress merupakan proses yang relatif mudah, terutama dengan alat yang kuat tersedia di platform ini.
- Langkah pertama adalah masuk ke dashboard WordPress Anda dan memilih opsi “Halaman” di menu sebelah kiri. Klik “Tambah Baru” untuk mulai membuat halaman baru. Ini adalah langkah penting dalam cara membuat landing page yang efektif.
- Setelah halaman baru terbuka, Anda akan melihat pilihan untuk mengedit menggunakan editor Gutenberg. Editor ini memungkinkan Anda untuk menambahkan berbagai elemen dengan mudah. Pilih dan tambahkan blok yang Anda inginkan, seperti teks, gambar, video, dan tombol. Salah satu blok yang sangat penting adalah formulir, yang dapat Anda tambahkan menggunakan plugin seperti WPForms atau Contact Form 7. Formulir ini akan berfungsi untuk mengumpulkan informasi pengunjung.
- Setelah menambahkan elemen dasar, saatnya fokus pada tombol Call to Action (CTA). CTA adalah komponen esensial dalam cara membuat landing page yang menarik, karena ini memandu pengunjung untuk mengambil tindakan yang diinginkan, seperti mendaftar untuk newsletter atau mengunduh eBook gratis. Pastikan bahwa desain CTA Anda mencolok dan mudah diakses.
- Setelah elemen-elemen tersebut ditempatkan, Anda juga dapat menambahkan media seperti gambar atau video untuk menjadikan halaman lebih menarik dan informatif. Pastikan bahwa semua konten mendukung tujuan landing page Anda dan tidak berlebihan.
- Terakhir, sebelum mempublikasikan, lakukan pratinjau untuk memastikan semua elemen berfungsi dengan baik dan tampak sesuai harapan. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda akan menguasai cara membuat landing page dengan WordPress yang tidak hanya menarik tetapi juga efektif dalam mengonversi pengunjung menjadi pelanggan.
Optimasi SEO untuk Landing Page
Optimasi SEO adalah aspek penting dalam cara membuat landing page yang efektif, terutama jika Anda ingin memastikan bahwa halaman tersebut mudah ditemukan oleh pengguna mesin pencari. Dengan meningkatkan peringkat landing page, Anda tidak hanya menarik lebih banyak pengunjung tetapi juga meningkatkan peluang konversi. Beberapa teknik dan tips yang dapat diterapkan untuk memastikan landing page Anda dioptimasi secara maksimal tercantum di bawah ini.
- Penggunaan kata kunci yang tepat merupakan bagian fundamental dalam cara membuat landing page dengan WordPress. Pastikan untuk melakukan riset kata kunci sebelum menyusun konten. Identifikasi kata kunci yang relevan dengan tujuan halaman Anda dan masukkan mereka secara alami ke dalam judul, subjudul, dan isi konten. Selain itu, memperhatikan densitas kata kunci sangat penting; pastikan untuk menggunakan kata kunci dengan tidak berlebihan, sehingga tidak terkesan dipaksakan dan mengganggu alur baca.
- Analisis meta tag juga berperan signifikan dalam optimasi SEO. Pastikan untuk menulis deskripsi meta yang menarik dan mendeskripsikan dengan tepat apa yang akan pengguna temukan di landing page Anda. Deskripsi meta yang baik dapat meningkatkan tingkat klik (CTR) pada hasil pencarian dan memberikan pengguna gambaran jelas mengenai informasi yang mereka cari. Tambahkan juga tag heading yang relevan untuk mendukung struktur konten dan memudahkan crawler mesin pencari memahami struktur informasi pada halaman Anda.
- Kecepatan halaman adalah faktor lain yang tidak boleh diabaikan. Landing page yang memuat dalam waktu lama dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan halaman sebelum konten diinginkan bisa ditampilkan. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan gambar yang dioptimalkan dan meminimalkan penggunaan plugin yang berat, guna memastikan pengalaman pengguna yang optimal. Sebagai langkah tambahan, Anda dapat menggunakan alat analitik untuk memantau kecepatan halaman dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan untuk meningkatkan performanya.
Dengan menerapkan teknik-teknik tersebut, Anda akan memaksimalkan peluang landing page Anda untuk muncul di hasil pencarian, memberikan visibilitas lebih bagi produk atau layanan yang Anda tawarkan.
Testing dan Analisis Kinerja Landing Page
Dalam proses cara membuat landing page yang efektif, tahap testing dan analisis kinerja sangat penting. Tanpa langkah ini, Anda tidak akan mengetahui apakah elemen-elemen yang telah diterapkan berhasil menarik perhatian pengunjung atau tidak. A/B testing merupakan salah satu metode yang umum digunakan untuk menguji berbagai variasi landing page. Dalam A/B testing, Anda dapat membuat dua versi dari landing page, misalnya dengan variasi judul, gambar, atau panggilan untuk tindakan (CTA). Dengan cara ini, Anda dapat mengetahui versi mana yang memiliki performa lebih baik berdasarkan interaksi pengguna.
Beberapa tools yang dapat digunakan untuk melakukan A/B testing antara lain Google Optimize, Optimizely, dan VWO. Alat-alat ini menawarkan fitur yang memungkinkan Anda untuk menguji perubahan dengan cepat dan efisien. Setelah menjalankan tes tersebut, analisis data yang diperoleh menjadi langkah berikutnya. Anda perlu melihat metrik seperti tingkat konversi, durasi kunjungan, dan rasio klik-tayang (CTR) untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai kinerja landing page Anda.
Setelah data dianalisis, penting untuk menerapkan hasil tersebut guna meningkatkan landing page. Misalnya, jika Anda menemukan bahwa versi dengan CTA yang lebih mencolok menghasilkan lebih banyak konversi, pertimbangkan untuk mengimplementasikan desain serupa pada landing page lainnya. Selain itu, evaluasi secara berkala dan terus lakukan pembaruan berdasarkan data baru, karena tren dan preferensi pengguna dapat berubah seiring waktu.
Dalam rangka cara membuat landing page dengan WordPress, pastikan juga untuk memanfaatkan plugin yang mendukung A/B testing dan analisis, sehingga proses testing dapat dilakukan dengan lebih mudah. Memelihara landing page yang menarik dan responsif memerlukan pengujian berkelanjutan agar tetap relevan dan efektif.
Studi Kasus: Contoh Landing Page yang Sukses
Dalam dunia digital, terdapat banyak contoh landing page yang sukses dan mampu menghasilkan konversi tinggi. Menganalisis elemen-elemen desain dan konten pada halaman-halaman ini dapat memberikan wawasan berharga tentang cara membuat landing page yang menarik dan efektif, terutama saat menggunakan platform seperti WordPress.
Salah satu contoh landing page yang menarik adalah dari situs e-commerce terkenal, yang mengedepankan visual yang kuat dan pesan yang jelas. Mereka menggunakan gambar produk berkualitas tinggi, yang menarik perhatian pengunjung dalam hitungan detik. Selain itu, penggunaan kalimat persuasif yang mengedepankan keunggulan produk membantu pengunjung memahami nilai yang ditawarkan. Ini merupakan elemen kunci dalam cara membuat landing page yang memudahkan pengunjung untuk mengambil keputusan pembelian.
Contoh lain adalah landing page untuk pendaftaran newsletter. Halaman ini sering kali menggunakan desain minimalis, dengan formulir pendaftaran yang mencolok dan jelas. Beberapa elemen seperti tawaran insentif, seperti ebook gratis atau diskon, dieksplorasi untuk menarik minat pengunjung dalam memberikan informasi kontak mereka. Ini adalah contoh nyata cara membuat landing page dengan WordPress yang mampu mengonversi pengunjung menjadi prospek. Hal ini menunjukkan bahwa sebuah tawaran yang menarik dan formulir yang sederhana dapat meningkatkan tingkat konversi.
Selain itu, landing page yang sukses seringkali dilengkapi dengan testimonial atau ulasan dari pengguna yang sudah ada. Elemen ini membangun kepercayaan dan kredibilitas, yang sangat penting dalam proses konversi. Menyertakan elemen-elemen ini dalam cara membuat landing page yang menarik membantu menciptakan koneksi emosional dengan pengunjung, sehingga mereka lebih cenderung menyelesaikan tindakan yang diinginkan.
Secara keseluruhan, contoh-contoh landing page di atas menunjukkan pentingnya desain yang menarik, kejelasan pesan, dan elemen persuasif lainnya. Dalam menciptakan landing page yang sukses, penggabungan semua elemen ini secara harmonis adalah kunci untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Kesalahan Umum dalam Membuat Landing Page
Membuat landing page yang efektif memerlukan pemahaman yang mendalam tentang apa yang menarik bagi pengunjung dan bagaimana cara mengubah mereka menjadi pelanggan. Namun, banyak pengguna yang sering melakukan kesalahan saat menjalankan proyek ini. Salah satu kesalahan paling umum adalah kurangnya fokus pada tujuan spesifik. Ketika membuat landing page, penting untuk menentukan apa yang ingin dicapai, apakah itu konversi penjualan, pengumpulan informasi kontak, atau pendaftaran layanan. Tanpa tujuan yang jelas, landing page akan terasa kehilangan arah dan tidak dapat menarik perhatian pengunjung.
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah penggunaan desain yang kompleks dan berlebihan. Sering kali, pengguna berusaha untuk menampilkan berbagai informasi sekaligus, yang justru membuat landing page menjadi tidak menarik. Untuk menghindari hal ini, disarankan untuk menjaga desain tetap sederhana dan bersih, dengan fokus pada informasi yang paling relevan. Penggunaan warna yang cerah dan teks yang jelas dapat membantu menarik perhatian tanpa mengalihkan dari pesan utama.
Selain itu, pemilihan kata-kata juga tidak kalah penting. Banyak orang menggunakan jargon atau istilah teknis yang tidak dipahami oleh audiens umum. Oleh karena itu, ketika menerapkan cara membuat landing page yang menarik, penting untuk menggunakan bahasa yang sederhana dan langsung. Ini akan membantu pengunjung merasa lebih terhubung dan paham tentang apa yang ditawarkan.
Akhirnya, salah satu kesalahan terpenting yang harus dihindari adalah kurangnya pengujian. Setelah membuat landing page, jangan lupa untuk melakukan A/B testing untuk melihat elemen mana yang berfungsi dengan baik dan mana yang perlu diperbaiki. Dengan menerapkan cara membuat landing page dengan WordPress yang tepat, serta menghindari kesalahan ini, Anda akan dapat meningkatkan daya tarik dan konversi landing page Anda secara signifikan.
Dan disini jika Anda ingin membuat landing page yang menarik dan mendapatkan lebih banyak lead dari landing page anda serahkan kepada ahlinya dan disini kami menyediakan jasa pembuatan website landing page untuk Anda, informasi lebih lanjut segera hubungi kami sekarang juga!